Sabtu, 07 Maret 2020

JANGAN IKUT IKUTAN (VALENTINE DAY)

JANGAN IKUT-IKUTAN (VALENTINE'S DAY)

..............

Hari valetine bukan berasal dari adat kaum muslimin, melainkan dari adat orang-orang kafir sebelum datangnya islam. Jika menilik sejarah, hari valentine dirayakan untuk mengenang dan mengkultuskan seorang pendeta bernama Santo Valentino yang meninggal pada tanggal 14 februari 269 M. Hal ini dijadikan perayaan resmi oleh pihak gereja setelah ditetapkan oleh Paus Gelasius 1 pada tahun 494 M.

Jadi, merayakan hari valentine bagi anak-anak kaum muslimin di hari ini adalah bentuk ikut-ikutan pada acara orang-orang kafir. Ini merupakan tanda diantara tanda akhir zaman yang telah diingatkan oleh Nabi -Shallallahu 'alaihi wa sallam-. Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- bersabda,

لَا تَقُوْمُ السَّاعَةُ حَتَّى تَأْخُذَ أُمَّتِيْ بِأَخْذِ الْقُرُوْنِ قَبْلَهَا شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ . فَقِيْلَ يَا رَسُوْلَ اللهِ كَفَارِسِ وَالرُّوْمِ ؟ فَقَالَ : وَمَنِ النَّاسُ إِلَّا أُوْلَئِكَ ؟

“Kiamat tidak akan terjadi sampai umatku mengikuti apa yang terjadi pada kurun-kurun sebelumnya. sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta”. lalu ada yang bertanya : “wahai Rasulullah apakah seperti bangsa persia dan Romawi? beliau menjawab: “manusia siapa lagi kalau bukan mereka”. *[HR. Al-Bukhary (6888)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar